Okterus.com – Pengadilan tinggi di Spanyol kini telah membuka kembali dugaan kasus suap transfer penyerang Barcelona, Neymar. Seperti diketahui sebelumnya, pada tahun 2013 lalu Neymar direkrut oleh Barcelona dari klub Santos FC secara kontroversial.
Pada beberapa bulan lalu, kasus ini sebenarnya sudah dianggap selesai oleh hakim Jose de la Mata. Namun kini seiring dengan ditemukannya bukti baru, hakim Angelo Murillo telah membuka kembali dugaan kasus penyuapan dalam transfer Neymar.
Bukti tersebut tak lain berasal dari isi kontrak Neymar dan Barcelona pada tahun 2011 lalu. Berdasarkan dalam isi kontrak tersebut, pengadilan menuntut Barcelona dengan tuduhan merusak harga pasar pemain. Sebab Barcelona sudah terlebih dahulu membayarkan dana sebesar €40 demi untuk melancarkan ambisinya dan menghalangi klub untuk merekrut sang pemain.

Neymar bersama Ayahnya saat menghadiri sidang di Pengadilan Tinggi Spanyol pada bulan Februari lalu via mirror
Bahkan berdasarkan isi kontrak tersebut, ada permintaan aneh dari Barcelona. Yakni permintaan untuk pengembalian dana sebesar €10 andai Barcelona gagal mendapatkan sang penyerang Brazil tersebut. Mengetahui dibukanya kembali dugaan kasus suap tersebut, Barcelona langsung merespon di situs resminya.
‘‘Barcelona tetap akan mempertahankan keputusan awal seperti yang sebelumnya dan siap untuk membuktikan bahwa Barcelona tidak bersalah dalam kasus ini’’. tulis Barcelona di situs resminya, pada hari Jumat (23/09/2016) kemarin.
Pada tahun 2013 lalu Barcelona memboyong Neymar dari klub Santos FC dengan biaya sebesar €57,1 juta. Namun dalam proses penyelidikannya, ternyata harga pembelian Neymar jauh lebih tinggi dari yang sudah diumumkan oleh Barcelona, yakni sebesar €86,2 juta.
Demi untuk menghindari tuntutan dan menutup kasus tersebut dengan cepat, Barcelona memilih untuk membayarkan denda sebesar €5,5 juta. Namun ternyata kini kasus suap tersebut telah dibuka kembali, setelah ditemukannya bukti baru terkait tuduhan suap dalam kasus transfer Neymar.
Dan andai tuduhan penyuapan dalam kasus Neymar nantinya memang terbukti benar. Maka kemungkinan terbesarnya Barcelona akan mendapatkan hukuman berat, sebab kasus ini termasuk kasus melanggar hukum dan pastinya akan ada denda yang sangat besar menanti Barcelona.
Posting Komentar