
Berita Metropolitan – Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
(KSPI), Said Iqbal optimis Rizal Ramli mau maju menjadi calon gubernur
DKI Jakarta 2017. Untuk itu, buruh akan menyiapkan tujuh kartu sakti
untuk bisa mengalahkan calon incumbent Basuki Tjahaja Purnama. Adapun
ketujuh kartu tersebut, diantaranya:
1. Kartu Sembako Murah. Dengan kartu ini, warga DKI
bisa membeli sembako (beras, telur, dan minyak goreng) dengan harga
murah, bahkan kalau bisa gratis. Iqbal menyebut Rizal mampu menyediakan
sembako dengan harga yang tak ‘mencekik leher’. “Caranya dengan menyikat
mafia yang biasa mempermainkan harga sembako,” kata Iqbal saat
konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/8).
2. Kartu Jakarta Sehat (KJS). Lewat kartu ini,
masyarakat tidak mampu, buruh penerima upah minimum, guru, dan tenaga
honorer dapat berobat gratis. Menurut dia, anggaran KJS harus
ditingkatkan anggarannya.
3. Kartu Jakarta Pintar
4. Kartu Air Bersih. Iqbal mencontohkan Recep Tayyip
Erdogan memenangkan pemilihan Presiden di Turki lantaran saat menjadi
Wali Kota Istanbul dia mampu memberikan air bersih pada warganya. Di
beberapa wilayah, air lebih mahal dari bahan bakar minyak (BBM).
5. Kartu Transportasi Gratis. Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta diminta mencontoh Bangkok yang bisa menghadirkan transportasi
gratis bagi warganya. Bukan hal mustahil bagi DKI melakukan itu
mengingat APBD Jakarta lebih besar dari Bangkok. Ditambah lagi kepadatan
penduduk Bangkok dan Jakarta tidak jauh berbeda.
6. Kartu Rumah Susun Rumah. Apabila terpilih menjadi
gubernur DKI, Rizal harus mampu menghadirkan perumahan susun murah bagi
warga. Pembangunan kampung vertikal sebaiknya dibangun di daerah-daerah
penyangga, misalnya di antara Jakarta dan Bekasi.
7. Kartu Upah. Buruh percaya, Rizal tak akan
menggunakan PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Upah karena dinilai melanggar
undang-undang. “Hanya negara komunis yang mengendalikan upah,” ujarnya.
Oleh sebabnya, Iqbal berharap partai-partai politik
(parpol) merespons serta mendukung rencana ini.
Bahkan, pihak buruh
berencana menggelar long march dari lima penjuru wilayah DKI, tanda
tangan spanduk, hingga door to door mengetuk pintu rumah warga, untuk
menarik simpatisan. (bijaks.net)
Source link
Posting Komentar