![]() |
Berita Metropolitan – Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan calon
gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Bareskrim Polri
karena dianggap melecehkan agama Islam terkait videonya yang diunggah ke
Youtube. Dalam video itu, Ahok mengatakan umat Islam dibohongi dengan
Surah Al Maidah Ayat 51 untuk tidak memilih pemimpin non-Muslim.
Wakil Ketua ACTA Dahlan Pido mengatakan, pernyataan Ahok yang
tersiar melalui Youtube telah melukai hati para umat Islam. Menurut dia,
Ahok mulai ketakutan dengan adanya ayat tersebut dapat menghalangi niat
untuk kembali menjadi gubernur DKI Jakarta.
“Jadi ini kan sudah mau pilkada, nah dia ketakutan umat Islam di DKI
ini, seolah-olah umat Islam di DKI ini memperalat surat itu, padahal di
sini bukan pemilihan agama,” ungkap Dahlan di Mabes Polri, Jakarta
Selatan, Kamis (6/10/2016).
Sementara Novel Bamumin yang menyatakan diri sebagai tokoh agama
menjelaskan alasannya melaporkan Ahok ke Bareskrim agar tidak mengulangi
pernyataannya tersebut, termasuk menjadikannya pelajaran kepada orang
lain. Ia juga memganggap Ahok tidak pantas untuk coba-coba menafsirkan
ayat Alquran.
“Jadi kita meminta untuk saat ini bersikap untuk menjerat Ahok
agar kejadian ini tidak pernah kembali lagi yang dilakukan pemimpin,
bukan Islam dan berani menafsirkan ayat tersebut yang bukan haknya, Ahok
juga udah melanggar UU ‘45,” kata Novel.
Berikut ini pernyataan Ahok sebagaimana dikutip dari video di Youtube:
“Bapak/ibu tidak bisa pilih saya, karena dibohongi dengan Surah
AI Maidah Ayat 51 macam-macam itu. Bapak/ibu tidak bisa pilih nih karena
takut masuk neraka, karena dibodohi gitu ya,” ucap Ahok. (okezone.com)
Benarkah Ahok Melecehkan Al-Qur’an?
Pernyataan Pak Ahok di Kepulauan Seribu diplintir dan disesatkan. Pak
Ahok menyampaikan bahwa politisasi agama, dengan mengutip ayat-ayat
kitab suci, baik Alkitab, Al-Quran dll nya adalah bentuk kebohongan
kepada publik.
Bukan kitab sucinya yang bohong, tapi politisasi kitab
sucinya. Pemimpin dinilai karena kerja dan kebijakannya
mengadministrasikan keadilan sosial. Bukan soal agama apalagi soal
fisik.
Pak Ahok juga sampaikan dalam kesempatan itu, kalau
pun tidak memilih dia karena alasan-alasan pribadi itu, Pak Ahok
katakan: tidak masalah, hak pribadi, dan Pak Ahok menjamin
program-program Pemprov tetap akan jalan dan tidak terkait apa dia akan
terpilih atau tidak. Karena Pak Ahok bekerja untuk mengabdi dan melayani
bukan agar terpilih kembali. Silakan tonton videonya yg lengkap di
YouTube Pemprov DKI, jangan dipotong hanya untuk memojokkan Pak Ahok
dengan isu-isu SARA. (fb)
Berikut kami lampirkan videonya secara full.

Posting Komentar